BMKG Tanjungpinang Prakirakan Kabut Asap Masih Bertahan 3 Hari ke Depan

BMKG Tanjungpinang Prakirakan Kabut Asap Masih Bertahan 3 Hari ke Depan.
BMKG Tanjungpinang Prakirakan Kabut Asap Masih Bertahan 3 Hari ke Depan. Foto: BMKG Tanjungpinang.

GOTVNEWS, Tanjungpinang — BMKG Stasiun Meteorologi Raja Haji Fisabilillah (RHF) Tanjungpinang mengimbau warga Pulau Bintan untuk terus mewaspadai sebaran kabut asap kiriman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).

Berdasarkan analisis citra Satelit Himawari dan parameter pemantauan konsentrasi partikulat kualitas udara secara umum di wilayah Tanjungpinang dan sekitarnya terukur masih berada pada kategori Tidak Sehat hingga Sangat Tidak Sehat.

‎Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi RHF Tanjungpinang, Muhammad Fadris Dwiandoko, menjelaskan pada Rabu (14/10/2026) lalu, tingkat polusi udara sempat melonjak tajam menembus kategori Sangat Tidak Sehat terutama pada rentang pukul 08.00 hingga 16.00 WIB.

‎Sementara untuk update Kamis (15/10/2026), tren konsentrasi udara memang sedikit mengalami penurunan dibandingkan kemarin, yakni berada di angka 131,4.

‎”Namun secara parameter, kualitas udara kita masih masuk dalam kategori Tidak Sehat,” ucapnya, Kamis (15/10/2026).

‎Fadris membeberkan, dampak tebalnya sebaran kabut asap tersebut terlihat jelas dari merosotnya jarak pandang mendatar atau visibility dengan penurunan di kisaran 1.500 hingga 2.500 meter.

‎Mengenai prakiraan sebaran partikulat Karhutla untuk tiga hari ke depan, BMKG memproyeksikan potensi gangguan kabut asap masih akan membayangi wilayah Tanjungpinang dan Bintan

‎”Potensi sebaran kabut asap diperkirakan masih ada dalam tiga hari ke depan, ada indikasi intensitas asap mereda pada tanggal 16 hingga 17 Oktober, namun berpotensi kembali menebal,” pungkasnya. (Ald)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *