GOTVNEWS, Karimun – Bupati Karimun, Iskardarsyah mengecek langsung ketersediaan beras di Gudang Bulog Pelabuhan Roro Parit Rempak, pada Kamis (04/9/2025) kemarin.
Pengecekan dilakukan guna memastikan ketersediaan beras di Karimun masih dalam kondisi aman.
Bupati Karimun, Ing Iskandarsyah menghimbau kepada masyarakat tidak perlu khawatir dan melakukan pembelian secara berlebihan. Sebab, ketersediaan beras saat ini dalam kondisi aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
“Ketersediaan beras aman, masyarakat jangan panik dan khawatir,” ucap Iskandar.
Lanjut Iskandar, selain stok beras tersedia, cadangan stok beras medium juga masih tersedia sekitar 3.000 ton di Kota Batam.
“Kapan saja bisa kita ambil berasnya. Apalagi sudah ada perintah dari Badan Pangan Nasional dan Dirut Bulog. Jadi kita tidak khawatir untuk ketersediaan beras medium. Kalau beras premium memang masuknya bertahap di Karimun,” jelasnya.
Sementara itu, sambung dia, diperkirakan stok beras premium saat ini mampu memenuhi kebutuhan masyarakat lebih dari satu bulan.
“Pemkab Karimun akan terus mendatangkan beras premium dari berbagai daerah di Indonesia, untuk memenuhi kebutuhan masyarakat,” ungkapnya.
Berdasarkan data Bulog, stok beras medium (SPHP) di Gudang Bulog Karimun mencapai 448 ton, beras premium sebanyak 40 ton.
Sedangkan 250 ton beras medium dan 49 ton beras premium saat ini masih dalam proses bongkar muat dari kapal.
Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, UMKM, dan ESDM Karimun, Basori memastikan stok beras di Karimun dalam kondisi aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat hingga beberapa bulan kedepan. Hal ini diketahui setelah adanya pemantauan langsung ke gudang Bulog dan pasar tradisional.
“Dari hasil pemantauan kami bersama tim, ketersediaan beras di Kabupaten Karimun masih aman. Kami juga berkoordinasi dengan Bulog untuk menjaga pasokan agar harga tetap stabil di pasaran,” ujar Basori.
Menurutnya, harga beras di pasaran saat ini tercatat masih dalam kisaran wajar. Untuk jenis beras medium harga berkisar antara Rp 13.000 hingga Rp 14.000 per kilogram, sementara beras premium dijual sekitar Rp 15.000 hingga Rp 16.000 perkilogram.
“Kami terus melakukan pengawasan agar tidak terjadi penimbunan oleh oknum yang tidak bertanggung-jawab,” ujarnya.
Dalam pengecekan tersebut, Bupati Karimun, Iskandarsyah didampingi oleh Kepala Perum Bulog Cabang Batam, Guido XL Pereira, kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, UMKM, dan ESDM Karimun, Basori bersama Kabid ESDM, Vandarones Purba, Kepala Dinas Pertanian Karimun, Sukrianto Jaya Putra, serta tim Satgas Pangan Kabupaten Karimun.(Adv/Zpl)
Ikuti Berita gotvnews.co.id di Google News













