GOTVNEWS, Karimun – Semarak HUT ke-81 Kemerdekaan RI mulai terasa di Kabupaten Karimun. Namun, di balik ramainya atribut merah putih, pedagang bendera musiman justru menghadapi sepinya pembeli.
Beragam bendera dan pernak-pernik kemerdekaan tersusun rapi, mulai dari bendera untuk rumah, kantor, kendaraan, hingga umbul-umbul di salah satu lapak, Imam, pedagang musiman asal Jawa Barat di Karimun.
Sejak 2014, Imam rutin datang ke Karimun setiap bulan Agustus untuk berjualan bendera. Namun tahun ini, omzet yang diperoleh jauh menurun dibandingkan tahun sebelumnya.
“Tapi memang tahun ini terus terang omset kita sangat menurun. Terus terang omset lebih bagus itu di tahun 2025 apalagi tahun-tahun sebelumnya 2024 kebelakang jauh banget dari tahun sekarang,” ujar Imam.
Bendera didatangkan dari pemasok di Jawa Barat melalui sistem setoran. Sehingga, semakin banyak barang yang terjual, semakin besar pula harapan Imam membawa pulang hasil untuk keluarganya di kampung halaman.
Bendera ukuran standar rumah menjadi salah satu yang paling banyak dicari, dengan harga sekitar Rp25 ribu hingga Rp 30 ribu.
“Kisaran harga mulai Rp 25 ribu hingga Rp 70 ribu. Kalau untuk bendera Rp 30 ribu sampai Rp 50 ribu standar kantor dan rumah,” ujarnya
Di tengah perayaan kemerdekaan, perjuangan Imam mengingatkan bahwa di balik setiap bendera Merah Putih yang berkibar, ada tangan yang bekerja demi keluarga. Selama lebih dari satu dekade, Agustus menjadi ladang perjuangannya untuk meraih rezeki dari setiap bendera yang terjual.(yh)
Ikuti Berita gotvnews.co.id di Google News













