GOTVNEWS, Tanjungpinang – Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Kepri memastikan seluruh kabupaten/kota telah mencapai status bebas malaria. Kecuali, Kabupaten Bintan yang kini berada di fase penyelesaian.
Hal tersebt dikatakan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kepri, Mohammad Bisri, pada Senin (17/11/2025) lalu.
“Seluruh kabupaten dan kota sudah bebas malaria, tinggal Kabupaten Bintan yang masih proses finalisasi,” ujar Bisri.
Bisri menambahkan, dalam tiga tahun terakhir tidak ditemukan kasus baru malaria di Bintan. “Kalau Bintan selesai, maka seluruh Kepri resmi bebas malaria,” jelasnya.
Dirinya juga mengingatkan bahwa malaria dapat berbahaya bila tidak ditangani cepat. Dimana pasien bisa mengalami demam berat dan kambuh berkali-kali jika tidak mendapat pengobatan efektif.
Selain fokus pada eliminasi malaria, Dinkes Kepri saat ini sedang menggelar skrining Tuberkulosis (TBC). Masyarakat diminta memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis di puskesmas.
“Jika warga datang lebih awal, petugas bisa menemukan kasus lebih cepat dan segera memberi pengobatan,” ungkapnya.
Untuk menjangkau warga yang enggan memeriksakan diri, Dinkes akan mengerahkan mobil layanan keliling pada 23 November 2025. Dimana, petugas akan mendatangi kelompok masyarakat, memotret rontgen dada, dan melakukan skrining TBC secara langsung.
“Sampai saat ini antusias masyarakat cukup tinggi, dengan target pada 200 sampai 300 peserta per hari secara bertahap,” tutupnya. (Ald)

















