Wisata  

Festival Budaya Tionghoa 2023 Dibuka, Hadirkan Nuansa Pernikahan Tionghoa Tempo Dulu

Festival Budaya Tionghoa 2023 Dibuka, Hadirkan Nuansa Pernikahan Tionghoa Tempo Dulu
Festival Budaya Tionghoa 2023 Dibuka, Hadirkan Nuansa Pernikahan Tionghoa Tempo Dulu. Foto: Gotvnews/San.

GOTVNEWS, Tanjungpinang – Festival Budaya Tionghoa 2023 resmi dibuka di Kawasan Kota Lama, Jalan Merdeka, Tanjungpinang, Sabtu (27/5/2023) malam.

Pembukaan Festival Budaya Tionghoa 2023 ditandai dengan pemukulan Tambur atau gendang China oleh Wakil Wali Kota Tanjungpinang, Endang Abdullah, Plt. Kadis Pariwisata Kepri dan Ketua Ikatan Tionghoa Muda (ITM) Kepri, Edyanto.

Festival Budaya Tionghoa 2023 diawali dengan tarian tradisional Tionghoa yang ditampilkan oleh sejumlah kaum ibu.

Baca juga: Antusiasnya Warga Tanjungpinang Saksikan Festival Budaya Tionghoa 2023

Plt. Kadis Pariwisata Kepri, Raja Hery Mokhrizal menyambut baik terselenggaranya festival ini.

Hery berharap festival budaya ini masuk pada kalender wisata tingkat nasional dari Kota Tanjungpinang.

โ€œKegiatan ini juga tentu berdampak pada peningkatan perputaran ekonomi bagi UMKM di Tanjungpinang,โ€ katanya.

Selain itu, Hery mengatakan festival budaya seperti ini apabila gelorakan terus menerus dapat menarik wisatawan untuk hadir di Kota Tanjungpinang.

โ€œIven seperti ini tentunya harus dipromosikan tidak hanya dikalangan pemerintah namun juga lapisan masyarakat juga harus ikut terlibat, sehingga dapat membahana seantero Asia Tenggara,โ€ ucapnya.

Baca juga: Festival Budaya Tionghoa 2023 akan Digelar di Kota Lama Tanjungpinang, Catat Tanggalnya

Ketua Ikatan Tionghoa Muda (ITM) Kepri, Edyanto mengatakan tema festival tahun ini adalah menampilkan adat istiadat pernikahan budaya Tionghoa.

Hal ini untuk kembali mengenalkan nilai akulturasi budaya Tionghoa dan Melayu.

โ€œKita ketahui zaman dulu ada pernikahan Kapitan Tionghoa Tan Tek Seng dengan anak angkat Engku Hamidah yang melakukan perayaan tujuh hari tujuh malam di Masjid Penyengat, kita kembalikan nuansa tersebut di tengah masyarakat,โ€ tuturnya.

Edyanto menyebut dalam festival ini juga diikuti oleh 15 stand bazar para pelaku usaha, kemudian juga terdapat pameran kebudayaan dan adat istiadat pernikahan Tionghoa.

“Kami harap Festival Budaya Tionghoa ini dapat menjadi iven tahunan Dinas Pariwisata Kepri,” katanya.(San)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *