GOTVNEWS, Bintan – Warga etnis Tionghoa di Kabupaten Bintan memberikan apresiasi kepada Polsek Bintan Timur atas keberhasilannya mengungkap kasus pencurian hiolo di salah satu vihara. Pengungkapan kasus tersebut dinilai telah mengembalikan rasa aman dan nyaman bagi umat saat beribadah.
Sejumlah perwakilan warga Tionghoa mendatangi Mapolsek Bintan Timur dan disambut langsung Kapolsek Bintan Timur, AKP Aang Setiawan. Mereka menyerahkan buket bunga sebagai bentuk penghargaan atas keberhasilan polisi mengungkap kasus pencurian hiolo yang sempat meresahkan masyarakat.
Salah seorang warga, Reno, menyampaikan terima kasih kepada jajaran Polres Bintan dan Polsek Bintan Timur yang dinilai sigap mengungkap kasus tersebut sehingga situasi kamtibmas kembali kondusif.
“Terimakasih untuk polres bintan telah melakukan pengungkapan kasus pencurian di vihara, semoga kedepannya situasi kamtibmas di Bintan selalu aman,” jelasnya.
Pengurus Vihara Bhakti Sasana Kijang, Ahau, mengatakan hilangnya hiolo sempat mengganggu aktivitas ibadah karena umat tidak dapat menancapkan dupa. Ia bersyukur barang sakral tersebut berhasil ditemukan dan berharap kejadian serupa tidak kembali terulang.
“Dengan tidak adanya hiolo yang ibadah tidak bisa memasang dupa, meskipun hal ini baru pertamakalinya terjadi di Bintan semoga kedepan tidak adalagi kejadian serupa,” tambahnya.
Hiolo merupakan wadah pembakaran dupa yang memiliki nilai penting dalam tradisi Tionghoa dan agama Buddha sebagai sarana doa serta bagian dari pelaksanaan ibadah.(mhd)
Ikuti Berita gotvnews.co.id di Google News













