“Total Rp. 5,2 juta. Dia (MRS) jemput bola, menagih ke peserta kurban, padahal sudah ada panitia nya. Bahkan, ada 19 orang yang bayar ke panitia kurban, dan tepat sasaran,” sebutnya.
Kasi Humas Polresta Tanjungpinang, Iptu Giofany Cassanova membenarkan, bahwa pihaknya telah menerima laporan dugaan penggelapan dana kurban.
“Iya ada kami terima, laporan pengaduan, saat ini masih proses pemeriksaan,” kata dia.
Gio menyebutkan, saat ini penyidik Satreskrim Polresta Tanjungpinang masih memintai keterangan terhadap saksi-saksi seperti pelapor dan beberapa panitia qurban.
“Pelapor dan panitia qurban dimintai keterangan. Diduga ada sekitar belasan warga yang dirugikan,” ungkap dia.(Zpl)
Ikuti Berita gotvnews.co.id di Google News














