GOTVNEWS, Karimun – Pemerintah Daerah Kabupaten Karimun menggelar operasi bazar pangan murah guna membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok menjelang Idul Fitri.
Program ini menjadi salah satu langkah pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga sekaligus meringankan beban masyarakat di tengah meningkatnya kebutuhan selama Ramadan.
Bupati Karimun, Iskandarsyah, mengatakan, operasi pasar murah tersebut merupakan bentuk pelayanan pemerintah kepada masyarakat agar bisa memperoleh bahan pokok dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan harga pasar.
“Operasi pasar murah ini sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat untuk memenuhi kebutuhan menjelang Lebaran dengan harga di bawah rata-rata pasaran,” kata Iskandarsyah.

Selain menyediakan berbagai kebutuhan pokok dengan harga subsidi, pemerintah juga akan menyalurkan bantuan paket sembako bagi masyarakat.
Bantuan tersebut merupakan dukungan dari Badan Perencanaan Pembangunan Nasional yang disalurkan melalui pemerintah daerah.
“Kami juga akan menyerahkan bantuan sembako dari Bappenas berupa beras 10 kilogram dan minyak goreng 2 kilogram sebanyak 2.000 paket untuk masyarakat di Kabupaten Karimun,” ujarnya.
Terkait ketersediaan stok kebutuhan pokok hingga Lebaran, Iskandarsyah memastikan kondisi masih aman.
Pemerintah daerah juga telah melakukan koordinasi dengan berbagai pihak untuk mengantisipasi potensi gangguan distribusi.
“Kami sudah melakukan kontrol dan pengamanan serta rapat bersama Forkopimda dan juga Gubernur Kepri. Insya Allah stok kita aman,” jelasnya.

Ia juga menegaskan bahwa tidak hanya bahan pangan, ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) di daerah tersebut juga dipastikan mencukupi sehingga masyarakat diminta tidak panik.
“Tidak ada masalah mengenai stok, terutama BBM. Jadi masyarakat tidak perlu panik,” tegasnya.
Sementara, Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perdagangan dan UMKM Kabupaten Karimun, Basori, menjelaskan operasi pasar murah kali ini menyediakan berbagai kebutuhan pokok hingga kue kering untuk lebaran.
“Selain kebutuhan bahan pokok, dalam operasi pasar murah ini juga disediakan kue-kue lebaran untuk masyarakat,” kata Basori.
Sejumlah komoditas yang dijual dengan harga subsidi, di antaranya telur ayam sebanyak 233 papan yang semula seharga Rp55 ribu per papan menjadi Rp50 ribu.
Gula pasir disediakan sebanyak 500 kilogram, dari harga Rp17.500 per kilogram menjadi Rp15 ribu.
Selain itu, tersedia beras Bulog sebanyak 2 ton dengan harga Rp50 ribu dari harga normal Rp59 ribu. Sementara beras premium Bulog disiapkan hingga 5 ton untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Untuk komoditas lain, pemerintah juga menyediakan daging sebanyak 28 kilogram, dengan 13 kilogram di antaranya disubsidi sehingga dijual Rp100 ribu per kilogram, sementara sisanya dijual dengan harga Rp170 ribu.
Adapun cabai merah yang disediakan sebanyak 20 kilogram juga mendapatkan subsidi harga dari Rp50 ribu menjadi Rp48 ribu per kilogram. (Adv/yh)
Ikuti Berita gotvnews.co.id di Google News














