Peringati Hari Pangan Sedunia, Pemprov Kepri Gelar Lomba Cipta Menu B2SA: Kuliner Sehat dan Kreatif

Peringati Hari Pangan Sedunia, Pemprov Kepri Gelar Lomba Cipta Menu B2SA: Kuliner Sehat dan Kreatif
Peringati Hari Pangan Sedunia, Pemprov Kepri Gelar Lomba Cipta Menu B2SA: Kuliner Sehat dan Kreatif. Foto: Diskominfo Kepri.

“Program-program gemarikan yang telah dicanangkan oleh pemerintah dinilai tepat. Anak-anak harus dibiasakan mengonsumsi ikan, terlebih lagi sumber daya ikan di Kepri sangat melimpah. Semua jenis ikan dapat dikonsumsi dan memiliki kandungan gizi yang sangat tinggi,” ujar Arif.

Arif juga mendorong masyarakat Kepri untuk menjalani pola hidup sehat, aktif, cerdas, dan produktif. Setiap individu diharapkan mengonsumsi berbagai macam pangan secara seimbang dari berbagai jenis tanaman, ternak, dan ikan sebagai sumber karbohidrat dan protein.

“Sertakan vitamin dan mineral dalam konsumsi harian, karena tidak ada satu pun bahan pangan yang memiliki kandungan gizi lengkap. Kami juga berharap masyarakat Kepri mau mengonsumsi makanan beragam, bergizi seimbang, dan aman berbasis sumber daya lokal,” tambahnya.

Arif menekankan bahwa program pemerintah untuk menciptakan sumber daya manusia Kepri yang sehat dan cerdas melalui konsumsi pangan lokal merupakan upaya untuk mencegah stunting dan mengatasi masalah malnutrisi ganda pada generasi masa depan.

“Saatnya setiap unit kerja yang terkait dengan ketahanan pangan dan kelompok masyarakat melakukan sosialisasi dan gerakan terus-menerus untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan. Ini juga untuk mengubah pola konsumsi pangan masyarakat agar lebih beragam, bergizi seimbang, dan aman, menuju masyarakat Kepri yang sehat,” tambahnya.

Ketua TP-PKK Provinsi Kepulauan Riau Dewi Kumalasari Ansar menyampaikan bahwa dalam tiga tahun terakhir, pihaknya telah beberapa kali menyelenggarakan Lomba Cipta Menu dari bahan pangan lokal dan Lomba Masak Ikan.

“Mengadakan lomba ini membuktikan bahwa masih banyak sumber pangan lokal lain yang dapat dijadikan alternatif oleh masyarakat,” ungkapnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *