Berita Video

Wamenkopolkam Eksekusi 4,25 Juta Ton Bauksit di Kepri, Nilainya Diperkirakan Capai Rp1,4 Triliun

GOTVNEWS, Tanjungpinang – Wakil Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Wamenkopolkam) mengeksekusi 4,25 juta metrik ton sisa stockpile bijih bauksit di wilayah Provinsi Kepri. Nilai jutaan ton mineral tersebut ditaksirkan bernilai Rp1,4 Triliun.

Launching stockpile bauksit sitaan tersebut dilakukan oleh Wakil Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Wamenkopolkam) RI, Lodewijk Freidrich Paulus, dan Plt Wakil Kejagung Asep N Mulyana, dan Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, di Tanjung Moco, Tanjungpinang, pada Senin pagi.

Wamenkopolkam RI, Lodewijk Freidrich Paulus mengapresiasi kolaborasi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah di Kepri, sehingga aset negara yang sudah terbengkalai sejak tahun 2014, kini bisa dimanfaatkan untuk menambah pendapatan negara.

Ia meyakini stockpile bauksit tersebut masih memiliki kandungan mineral yang berkualitas untuk diolah lebih lanjut melalui smelter.

“Program hilirisasi inilah yang akan mendukung untuk mencapai ekonomi 8 persen tadi. Insyaallah sadar tidak sadar ini kita juga telah menambah devisa negara. Yang di nilai ya Rp 1,4 triliun, kan luar biasa. Nah, ini bisa kita tingkatkan,” ungkapnya.

Gubernur Provinsi Kepri, Ansar Ahmad menyampaikan aspirasi masyarakat agar devisa negara yang dihasilkan dari kegiatan itu dapat salurkan sebagian ke pemerintah daerah guna memperkuat fiskal di Kepri.

“Kiranya kalo ini sudah menghasilkan devisa bagi negara, mungkin ada bagian juga nanti yang diberikan buat daerah untuk memperkuat fiskal kita. Karena Kepri ini memang literasinya musti kita tangani secara khusus, apalagi ini perbatasan negara,” ucapnya.

Adapun 14 Titik Stockpile Bijih Bauksit yang di eksekusi di Kepri;

Tanjung Lanjut 300.000 metrik ton

Blok I Pulau Kentar seberat 300.000 metrik ton

Blok 2 Pulau Kentar 100.000 metrik ton

Wacopek Bintan 1 juta metrik ton

Tembeling 200.000 metrik ton

Pulau Kelong 1 juta metrik ton

Pulau Angkut 200.000 metrik ton

Pulau Malin 450.000 metrik ton

Pulau Dendang 150.000 metrik ton

Pulau Tanjung Moco 100.000 metrik ton

Senggarang Besar 200.000 metrik ton

Sei Timun 100.000 metrik ton

Sei Carang 50.000 metrik ton

Dompak Laut 100.000 metrik ton.(ald)

Berita Terkait