GOTVNEWS, Tanjungpinang – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) melakukan pemerataan akses energi melalui program “Kepri Terang”, dengan menargetkan sebanyak lima hingga enam pulau di wilayahnya sudah bisa menikmati aliran listrik penuh selama 24 jam pada tahun 2026 ini.
Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, menjelaskan bahwa rasio elektrifikasi di Kepri saat ini sebenarnya sudah sangat tinggi, yakni mencapai 99,98 persen.
Namun, tantangan terberat saat ini adalah mengubah status layanan di pulau-pulau kecil dari yang sebelumnya terbatas menjadi menyala seharian penuh.
“Target kita tahun ini ada 5 sampai 6 pulau lagi yang bisa menikmati listrik 24 jam, kita upayakan realisasinya segera 100 persen,” Ucapnya, Jumat (24/4/2026).
Tak hanya soal durasi nyala lampu, Pemprov Kepri juga memberikan perhatian pada akses masyarakat kurang mampu, dengan melakukan mengkonfirmasi dan berkoordinasi dengan PLN untuk merealisasikan penyambungan listrik gratis bagi sekitar 1.400 rumah di seluruh Kepri.
“Kita sudah koordinasi dengan PLN untuk sambungan listrik gratis bagi 1.400 rumah warga. Ini kolaborasi anggaran pusat, daerah, hingga aspirasi DPRD,” jelasnya.
Saat ini, Pemprov Kepri dan PLN tengah mematangkan daftar pulau yang menjadi prioritas peningkatan layanan tersebut.
Ansar menegaskan, komitmen ini merupakan upaya pemerintah untuk memastikan seluruh masyarakat, terutama di wilayah pelosok, mendapatkan hak dasar energi yang sama demi peningkatan taraf ekonomi.
“Tantangan utama memang di pulau-pulau kecil, tapi kita terus kejar agar masyarakat bisa merasakan listrik 24 jam tanpa kecuali,” pungkasnya. (Ald)
Ikuti Berita gotvnews.co.id di Google News














