GOTVNEWS, Karimun – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Karimun menggelar Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) tingkat SMP di SMP Negeri 2 Karimun, Kamis 5 November 2026. Kegiatan ini bertujuan melestarikan Bahasa Melayu sekaligus menanamkan nilai-nilai luhur budaya Melayu kepada generasi muda.
Sebanyak 15 pelajar SMP mengikuti Festival Tunas Bahasa Ibu tingkat Kabupaten Karimun. Para peserta merupakan hasil seleksi dari Rayon I dan II yang sebelumnya telah melalui tahapan penyaringan di tingkat wilayah.
Dalam festival ini, terdapat lima cabang lomba yang dipertandingkan, yakni mendendangkan syair Melayu, pidato berbahasa Melayu, mendongeng bahasa Melayu, menulis cerita pendek berbahasa Melayu, serta menulis aksara Arab Melayu.
Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setdakab Karimun, Abdullah, mengatakan Festival Tunas Bahasa Ibu menjadi salah satu upaya mewariskan nilai-nilai luhur bahasa Melayu kepada generasi muda.
Menurutnya, bahasa Melayu harus menjadi salah satu pondasi dalam pembangunan pendidikan di Kabupaten Karimun, khususnya untuk membentuk generasi yang memiliki etika dan karakter.
Abdullah juga mengingatkan agar generasi muda tidak kehilangan akar budaya Melayu. Meski demikian, pelestarian budaya daerah harus tetap berjalan berdampingan dengan keberagaman suku dan budaya lainnya di Kabupaten Karimun.
“Kita berharap jangan kehilangan akar bahasa melayu karna peribahasa menunjukkan bahasa menunjukkan bangsa. Artinya, di tanah Melayu ini kita harus menjunjung tinggi budaya Melayu. Namun demikian, kita tidak menghilangkan budaya yang ada di Indonesia, khususnya di Kepulauan Riau, untuk suku-suku bangsa yang hidup bersama berdampingan di Kabupaten Karimun dengan damai dan akrab,” ujar Abdullah.
Sementara itu, Kepala Bidang Pembinaan SMP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Karimun, Hendri, mengatakan jumlah pelajar SMP di Kabupaten Karimun mencapai 2.126 orang. Dari jumlah tersebut, 15 peserta yang mengikuti festival tingkat kabupaten merupakan pelajar terpilih hasil seleksi dari dua rayon.
Menurutnya, Festival Tunas Bahasa Ibu merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan sebagai wadah bagi pelajar untuk mengembangkan kemampuan berbahasa dan mengenal budaya Melayu.
“Jumlah siswa SMP yang ada di Kabupaten Karimun sebanyak 2.126 pelajar. Untuk peserta ini hasil seleksi dari rayon satu dan dua. Rayon satu terdiri Karimun, Tebing, Meral, Meral Barat, Buru, dan Selat Gelam. Sementara rayon dua Pulau Kundur, Barat, Utara, Belat, Sugie Besar, Durai. Mereka di seleksi dan dilagakan di tingkat Kabupaten. Mudah-mudahan kita bisa tembus tingkat Nasional,” ujar Hendri.
Melalui festival ini, Pemerintah Kabupaten Karimun berharap bahasa dan budaya Melayu tetap menjadi bagian penting dalam pendidikan serta kehidupan generasi muda, tanpa mengesampingkan keberagaman budaya yang hidup berdampingan di tengah masyarakat.(yh)
Ikuti Berita gotvnews.co.id di Google News












