GOTVNEWS, Bintan – Pemadaman listrik yang berlangsung hingga 52 jam membuat warga Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau, mengeluhkan minimnya informasi dan kejelasan penanganan dari pihak terkait. Kondisi tersebut memicu keresahan masyarakat, sekaligus menimbulkan pertanyaan mengenai pemerataan penanganan pemadaman listrik di Batam, Tanjungpinang, dan Bintan.
Salah seorang warga Bintan, Rudi, mengungkapkan kekesalannya terhadap kondisi tersebut. Ia mempertanyakan mengapa pemulihan listrik di Bintan membutuhkan waktu begitu lama dibandingkan wilayah lainnya.
“Mengapa Bintan tidak menyala selama 52 jam itu, dan tidak ada penanganan dari pihak terkait,” ujarnya.
Menurut Rudi, minimnya informasi yang valid mengenai perkembangan pemulihan listrik semakin menambah keresahan warga. Tanpa kepastian kapan listrik kembali menyala, masyarakat terpaksa bertahan dan menyesuaikan aktivitas sehari-hari di tengah kondisi yang serba terbatas.
“Sudah 52 jam kami bertahan, tanpa informasi dan penanganan yang jelas. Seharusnya Pemda dan juga DPRD Bintan harus bisa memberikan penanganan terhadap warga di Bintan,” tuturnya.
Ia juga menyoroti pemulihan listrik yang dilakukan secara bergilir di Kota Tanjungpinang. Kondisi tersebut, menurutnya, membuat warga Bintan merasa kurang mendapat perhatian dalam penanganan dampak pemadaman listrik.
“Sudah menjadi anak tiri kita kalau begini. Informasi susah, penanganan tidak ada, ditambah listrik dan sinyal tidak menyala, membuat orang pada susah,” ungkapnya.
Rudi berharap Pemerintah Kabupaten Bintan dan DPRD Bintan dapat hadir memberikan perhatian nyata kepada masyarakat selama kondisi kelistrikan belum sepenuhnya pulih.
Menurutnya, langkah pemerintah tidak harus selalu berupa bantuan langsung. Informasi yang jelas, akurat, dan disampaikan secara berkala mengenai perkembangan pemulihan listrik juga sangat dibutuhkan agar masyarakat tidak terus diliputi ketidakpastian.
“Seharusnya mereka bisa mengambil langkah untuk warganya, walaupun itu hanya sebatas informasi yang bisa membuat warga tenang,” tutupnya. (Mhd)
Ikuti Berita gotvnews.co.id di Google News














