Kemudian juga pihak terkait dapat memberikan ganti rugi yang dialami oleh warga yang terdampak langsung.
Selain itu, keterbatasan anggaran Dinas Lingkungan Hidup Tanjungpinang dalam melakukan pengujian laboratorium seharusnya dapat di saat kesampingkan terlebih dahulu. Fokus utama yang seharusnya dipikirkan yaitu menjamin keselamatan warga.
“Ini dua hal yang harus dipisahkan, minyak disini tolong dibersihkan secepatnya. Ada beberapa rumah yang terkena dampak terparah tentu sangat berbahaya,” ucapnya.
Sementara itu, Lurah Tanjungpinang Barat, Irwan Siswandi Rusli menyampaikan telah berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup untuk mengatasi hal ini.
Untuk solusi pertama, Kelurahan bersama DLH Tanjungpinang akan berkoordinasi dengan PDAM, untuk ikut mengatasi permasalahan air bersih bagi warga yang terdampak.
“Inikan sudah sejak tahun 2018, jadi kita minta DLH untuk mengecek permasalahan sebenarnya, apakah memang ini kebocoran Pom Bensin Batu Hitam, atau dari mana,” katanya.(San)
Ikuti Berita gotvnews.co.id di Google News














