Berita Video

BPOM Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor Cegah Ancaman Resistensi Antimikroba di Kepri

GOTVNEWS, Tanjungpinang – Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Batam perkuat kolaborasi lintas sektor dalam upaya mencegah ancaman Resistensi Antimikroba. BPOM juga mengajak masyarakat untuk bijak dalam menggunakan antibiotik.

Kegiatan World Antimicrobial Awareness Week (WAAW) Tahun 2025 dengan tema “Bersama Cegah Resistensi Antimikroba”, berlangsung di Aula Wan Seri Beni, Dompak, Tanjungpinang, Kamis pagi.

Kampanye Global World Health Organization (WHO) dan Badan POM RI ini untuk meningkatkan kesadaran masyarakat agar bijak menggunakan antibiotik.

Dalam sambutannya, Gubernur Kepri, Ansar Ahmad menyampaikan bahwa tidak sedikit produk-produk ilegal masuk ke provinsi Kepri yang didalamnya terkandung banyak mikroba.

Ansar menyebut, upaya pencegahan bisa terwujud dengan adanya kolaborasi lintas sektor.

“Tidak kita pungkiri, tidak sedikit produk-produk ilegal yang masuk ke Provinsi Kepri, yang didalamnya terkandung banyak mikroba dan membahayakan masyarakat dana tidak mendapat izin beredar dari BPOM, kita semua wajib merespon ini,” ucapnya.

Kepala BPOM di Batam, Ully Mandasari mengatakan, kampanye ini digencarkan sebagai bentuk antisipasi tingginya resistensi mikroba yang sudah membayangi masyarakat melalui kolaborasi lintas sektor.

“Hari ini merupakan pekan anti resistensi mikroba yang sedianya dilakukan seluruh dunia dan Indonesia yang gencar dikampanyekan, dengan kekhawatiran akibatnya nanti kita tidak mempan dengan obat-obatan yang ada,” ucapnya.

Kegiatan tersebut ditandai dengan penandatanganan komitmen bersama dalam mendukung pelaksanaan pengendalian Resistensi Antimikroba 2025 Provinsi Kepri oleh Gubernur Kepri, Badan POM RI, akademisi, komunitas, pebisnis dan pemerintah.(ald)

Berita Terkait