Buruh di Karimun Rayakan May Day dengan Kolaborasi dan Dialog

Buruh di Karimun Rayakan May Day dengan Kolaborasi dan Dialog.
Buruh di Karimun Rayakan May Day dengan Kolaborasi dan Dialog. Foto: Gotvnews/yh.

GOTVNEWS, Karimun – Dalam memperingati Hari Buruh Internasional, ribuan buruh di Kabupaten Karimun tidak turun aksi melainkan mengubah menjadi momentum kolaborasi antara pekerja, pemerintah, dan manajemen perusahaan.

Kegiatan yang dikemas lebih komunikatif, yakni penyampaian aspirasi, rangkaian acara juga diisi dengan jalan santai dan hiburan rakyat.

Ketua PUK SPLP PT SIKY, Aryo Prayetno, dalam orasinya menyoroti pentingnya aspek kemanusiaan di lingkungan kerja. Ia menegaskan bahwa keselamatan pekerja tidak boleh sekadar menjadi formalitas.

“Kami mengingatkan agar perusahaan benar-benar memanusiakan manusia. Keselamatan pekerja harus menjadi prioritas utama,” ujar Aryo.

Selain itu, buruh juga menyuarakan sejumlah tuntutan nasional. Di antaranya mendesak pemerintah segera mengesahkan undang-undang ketenagakerjaan yang lebih berpihak kepada pekerja, menghapus sistem outsourcing, serta menolak praktik upah murah.

“Tuntutan kami jelas, kami ingin regulasi ketenagakerjaan yang adil. Hapus outsourcing dan hentikan upah murah yang tidak sebanding dengan beban kerja,” katanya.

Sementara, Wakil Bupati Karimun, Rocky Marciano Bawole, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut menegaskan bahwa serikat buruh merupakan mitra strategis pemerintah dalam pembangunan daerah.

“Kami berharap momentum May Day ini menjadi titik temu bagi semua pihak untuk duduk bersama dan berkolaborasi demi kesejahteraan pekerja di Bumi Berazam,” ujar Rocky Marciano Bawole.

May Day 2026 di Karimun pun menjadi simbol pergeseran paradigma dari sekadar aksi tuntutan menjadi dialog terbuka yang mengedepankan kolaborasi, demi menciptakan lingkungan kerja yang lebih aman, adil, dan berkelanjutan. (yh)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *