GOTVNEWS, Karimun – Kapal Motor (KM) Ardian Syahputra (GT 34), tenggelam di perairan Pelabuhan Rakyat Indora, Kecamatan Kundur, Kabupaten Karimun.
Insiden tersebut terjadi sekitar pukul 19.49 WIB, dipastikan tidak ada korban jiwa. Namun, kapal beserta sekitar 17 ton muatan barang dilaporkan tenggelam dan sebagian hanyut terbawa arus.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kapal tersebut mengangkut semen, minyak, dan berbagai barang campuran dengan tujuan Pulau Burung setelah berangkat dari Tanjung Batu.
Namun, saat masih bersandar di Pelabuhan Indora, air laut diduga masuk melalui bagian as propeller atau poros baling-baling kapal.
Air yang terus masuk membuat ruang mesin cepat tergenang. Kondisi diperparah karena mesin pembuangan air diduga belum diaktifkan, sehingga kapal kehilangan keseimbangan dan akhirnya tenggelam.
“Kejadiannya cepat sekali, sekitar pukul delapan kurang. Air masuk dari bagian belakang dengan cepat. Untung nakhodanya sigap melepas tali tambat kapal. Kalau tidak, kapal-kapal lain yang sedang bersandar bisa ikut terseret,” ujar seorang warga yang enggan namanya di sebut.
Nakhoda kapal, Mulyadi alias Bujang, bersama empat anak buah kapal (ABK) berhasil menyelamatkan diri sebelum kapal tenggelam sepenuhnya.
Tindakan nakhoda yang segera melepaskan tali tambat kapal disebut berhasil mencegah kapal lain yang berada di dermaga ikut terdampak.
Akibat kejadian tersebut, satu unit kapal kayu KM Ardian Syahputra beserta seluruh muatannya diperkirakan mengalami kerugian material yang cukup besar. (yh)
Ikuti Berita gotvnews.co.id di Google News













