“Ada stabil, ada juga turun, per bulan itu bisa berubah-ubah harganya. Jadi kami tidak kaget lagi kalau ada kenaikan. Kedelainya ini dari Malaysia, tapi kita ambilnya di agen. Dalam sehari kami butuhkan 150 kilogam atau 3 karung kacang kedelai,” ungkapnya.
Meskipun mengakui kenaikan harga kacang kedelai, Ganis berpendapat bahwa kenaikan Rp660 per 50 kilogram belum terlalu parah.
Baginya, yang terpenting adalah dapat mengelola situasi, karena bahan bakunya (kedelai) masih tersedia. Namun, ia berharap harga kedelai dapat turun lagi.
Sementara itu, pengrajin tahu, Suwitno memprediksi bahwa harga kedelai akan terus naik, bahkan bisa mencapai Rp700 ribu per 50 kilogram.
Meski demikian, ia juga belum berani menaikkan harga jual atau mengurangi ukuran produk tahu yang diproduksinya.
“Belum berani kami naikkan dan kurangi ukurannya,” ucapnya.(Zpl)
Ikuti Berita gotvnews.co.id di Google News














