Imigrasi Tanjung Uban Lirik Potensi Tour de Bintan untuk Tingkatkan PNBP

Imigrasi Tanjung Uban Lirik Potensi Tour de Bintan untuk Tingkatkan PNBP.
Imigrasi Tanjung Uban Lirik Potensi Tour de Bintan untuk Tingkatkan PNBP. Foto: Gotvnews/Mhd.

GOTVNEWS, Bintan – Imigrasi Tanjung Uban akan terus berupaya menggenjot Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP). Salah satu upayanya menggarap potensi pada Event Toure de Bintan (TdB) 2026 yang digelar di Kawasan Pariwisata Lagoi pada Agustus mendatang.

Kepala Imigrasi Tanjung Uban, Adi Hari Pianto, mengatakan tahun ini Imigrasi Tanjung Uban ditargetkan PNBP sebesar Rp53.812.000.000. Namun baru terealisasi di Semester I sebesar Rp8.890.409.086.

“Pencapaian di Semester I ini melandai dibandingkan tahun lalu. Tapi kita akan terus upayakan semaksimal mungkin untuk menggenjot PNBP,” ujar Adi saat Ngopi Bareng dengan awak media di Kantor Imigrasi Tanjung Uban, kemarin.

Beberapa upaya akan terus dilakukan Imigrasi Tanjung Uban untuk meningkatkan PNBP. Diantaranya memperluas pelayanan pembuatan paspor hingga ke pulau-pulau.

Kemudian menggarap potensi dengan memanfaatkan momentum yang ada. Seperti event olahraga pariwisata (sport tourism).

“Dalam waktu dekat ini akan digelar Toure de Bintan. Kita akan memanfaatkan momentum ini untuk meningkatkan PNBP,” katanya.

Toure de Bintan tentunya akan banyak dihadiri oleh peserta dari mancanegara. Selain berdampak pada perekonomian dan tingkat okupansi penginapan juga menyumbang pendapatan untuk negara dari visa-nya.

Pendapatan tersebut berasal dari wisatawan ataupun peserta event yang menggunakan visa. Bagi yang tinggal (stay) selama 7 hari dikenakan Rp250 ribu dan bagi yang 30 hari mencapai Rp500 lebih.

“Bayangkan jika mereka (peserta event) stay 30 hari. Maka 1 orang dikenakan Rp500 ribu, jika dalam event diikuti ratusan hingga ribuan wisatawan mancanegara maka PNBP yang diraup semakin besar,” jelasnya.

Selain itu, Imigrasi Tanjung Uban juga akan membuka pelayanan di Kawasan Pariwisata Lagoi selama Toure de Bintan berlangsung. Mulai dari pembuatan paspor maupun pengurusan lainya.

“Kita sudah ajukan permohonan ke PT Bintan Resorts Cakrawala (BRC) selaku pengelola Kawasan Pariwisata Lagoi untuk menyediakan tempat yang rese tentatif. Agar alat-alat pembuatan paspor terlindungi dan masyarakat pun nyaman,” ucapnya.(Mhd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *