Karimun Bidik Kemandirian Pangan, Uji Coba Tanam 2000 Bawang Merah

Kemandirian Pangan

Karimun Bidik Kemandirian Pangan, Uji Coba Tanam 2000 Bawang Merah.
Karimun Bidik Kemandirian Pangan, Uji Coba Tanam 2000 Bawang Merah. Foto: Gotvnews/yh.

GOTVNEWS, Karimun – Pemerintah Daerah Kabupaten Karimun mulai tancap gas mewujudkan kemandirian pangan. Wakil Bupati Karimun, Rocky Marciano Bawole, memimpin langsung uji coba penanaman 2.000 bibit bawang merah di lahan seluas satu hektare di Kelurahan Pamak, Kecamatan Tebing.

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka menengah Pemkab Karimun untuk mengurangi ketergantungan pasokan bawang merah dari luar daerah. Selama ini, kebutuhan bawang merah di Karimun mencapai sekitar 25 ton setiap pekan.

Wakil Bupati Karimun, Rocky Marciano menegaskan, potensi lahan pertanian di Karimun masih sangat terbuka dan layak dikembangkan untuk komoditas strategis dapur rumah tangga tersebut.

“Kebutuhan bawang merah kita sangat besar. Selama ini masih bergantung dari daerah lain. Padahal, setelah dilakukan kajian oleh tim ahli, kondisi tanah di Karimun dinilai sangat cocok untuk budidaya bawang merah,” kata Rocky.

Menurutnya, uji coba ini tidak dilakukan secara coba-coba. Proses budidaya telah disusun berdasarkan perhitungan teknis yang matang bersama penyuluh pertanian dan kelompok tani setempat.

Estimasi pertumbuhan tanaman meliputi masa semai selama 32 hari, dilanjutkan sekitar 75 hari pasca tanam hingga panen.

Program ini sekaligus menjadi bentuk dukungan daerah terhadap agenda ketahanan pangan nasional yang dicanangkan Presiden Republik Indonesia.

Sementara, Pemda berperan menyiapkan lahan, pendampingan teknis, hingga pengawalan hasil panen agar produktivitas maksimal.Melalui, uji coba ini juga membuka harapan baru bagi regenerasi petani di Karimun.

โ€œBeberapa hari lalu saya bertemu langsung dengan kelompok anak-anak muda. Mereka antusias dan ingin serius mengembangkan pertanian. Ini energi baru dan modal besar bagi masa depan pertanian Karimun,โ€ ujarnya.

Bahkan, Pemda juga telah menyiapkan tambahan lahan seluas satu hektare untuk pengembangan bawang merah dan komoditas sayuran lainnya. Langkah ini diharapkan mampu memperluas skala produksi dan meningkatkan ketahanan pangan lokal.

“Jika uji coba ini berhasil, Karimun berpeluang menekan gejolak harga bawang akibat pasokan luar daerah sekaligus memperkuat kemandirian pangan,” tutupnya. (yh)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *