GOTVNEWS, Karimun – Kementerian Agama bersama Pemerintah Daerah resmi menjalin kerja sama Memorandum of Understanding (MoU) yang difokuskan pada penguatan pendidikan keagamaan dan pemberian insentif bagi tenaga pendidik keagamaan di tahun 2026 mendatang.
Kerja sama ini menjadi langkah konkret dalam meningkatkan kualitas pendidikan berbasis keagamaan di daerah. Melalui MoU, Kemenag dan Pemda berkomitmen memperkuat dukungan terhadap lembaga pendidikan Islam, madrasah diniyah, guru ngaji dan penyuluh agama.
Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Karimun, Riadul Afkar, mengatakan kerjasama ini sejalan dalam memperingati hari santri tahun 2025.
Konsistensi Kemenag dalam memberi perhatian kepada santri diwujudkan melalui berbagai program tahunan, sejalan dengan sistem pendidikan nasional yang tidak hanya fokus pada sekolah umum, tetapi juga lembaga pendidikan agama seperti pesantren.
“Kita juga melaksanakan MoU antara Kemenag dan Pemda Karimun terkait pendidikan agama dan keagamaan,” ucap Riadul Afkar.
Program insentif yang akan direalisasikan pada tahun 2026 ini akan melibatkan perbankan sebagai mitra. Riadul Afkar menegaskan bahwa kerja sama ini menyasar pada lembaga pendidikan agama di berbagai tingkatan.
Langkah ini diharapkan mampu memberikan dukungan moril dan material yang signifikan, terutama bagi para pengajar dan pengelola lembaga pendidikan agama.(yh)
















