GOTVNEWS, Tanjungpinang – Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Tanjungpinang memprediksi puncak arus mudik Lebaran 2026 melalui jalur pelayaran jatuh pada hari ini, Selasa dan Rabu 14-15 Maret 2026.
Lonjakan tersebut dipicu oleh dimulainya libur sekolah dan kebijakan Work From Anywhere (WFA).
Kepala KSOP Kelas II Tanjungpinang, Febrianto Dian Iskandar, mengatakan puncak arus mudik lebaran diperkirakan terjadi pada pertengahan Maret 2026, sebab dipengaruhi masa libur serta kebijaksanaan WFH oleh pemerintah.
“Kami perkirakan puncak arus mudik 14-15 Maret karena bertepatan dengan awal libur sekolah dan kebijakan WFA,” ucapnya, Sabtu (14/3/2026).
Dirinya menjelaskan, volume penumpang diproyeksikan naik 1,9 persen menjadi 166 ribu orang. Untuk mengawal kelancaran, Posko Terpadu disiagakan selama 18 hari di seluruh titik pelabuhan.
“Posko angkutan Lebaran berlangsung 13-30 Maret 2026, dengan arus balik diprediksi pada 29 Maret,” jelasnya.
Sebanyak 42 armada utama dan 5 kapal cadangan telah disiapkan untuk rute domestik maupun internasional, seluruh kapal dipastikan laik laut setelah melalui proses uji petik sejak Februari lalu.
“Kami siapkan 42 armada standby di Terminal SBP dan Roro Dompak, uji petik sudah dilakukan sejak Februari untuk menjamin keselamatan,” pungkasnya (Ald)
Ikuti Berita gotvnews.co.id di Google News








