GOTVNEWS, Karimun – Sebuah video berdurasi 2 menit 42 detik yang memperlihatkan aksi dugaan pemerasan oleh seorang pria yang mengaku wartawan viral di media sosial. Peristiwa ini terjadi di sebuah toko kawasan Bukit Tembak, Kecamatan Meral, Kabupaten Karimun, pada Januari 2026 belum lama ini.
Aksi tersebut terekam jelas oleh kamera CCTV milik toko dan kemudian beredar luas di berbagai platform media sosial, memicu kecaman dari warganet.
Dalam rekaman video, pelaku awalnya terlihat datang layaknya seorang pembeli biasa. Ia terlebih dahulu membeli rokok merek OFO di toko tersebut.
Namun tak lama setelah itu, suasana berubah menjadi tegang. Pelaku kemudian mulai berbicara dengan nada mengintimidasi, seolah-olah memberikan edukasi mengenai bahaya rokok ilegal tanpa pita cukai.
“Udah tau rokok ilegal kenapa dijual? Jadi gimana ini? Suruh petugas datang. Ini sudah barang bukti. Kalau bos mau, kita indahkan secara kekeluargaan,” ujar pelaku dalam rekaman video tersebut.
Ucapan tersebut memunculkan dugaan kuat adanya upaya pemerasan terhadap pemilik toko. Berdasarkan rekaman CCTV, pelaku memiliki ciri-ciri fisik yang cukup jelas: mengenakan topi, berpakaian kemeja kotak-kotak, serta membawa tas.
Ia tampak berbicara dengan percaya diri dan berulang kali menekan pemilik toko. Situasi di lokasi terlihat menegangkan, namun pemilik toko tetap berusaha tenang dan tidak terpancing emosi meskipun merasa tertekan.
Setelah video ini viral, banyak warganet mengecam keras tindakan pelaku dan meminta aparat penegak hukum segera mengusut kasus tersebut. Sejumlah netizen menilai aksi ini mencoreng nama baik profesi wartawan. (yh)
Ikuti Berita gotvnews.co.id di Google News








