GOTVNEWS, Karimun – Bandara Raja Haji Abdullah (RHA) Karimun menggelar FGD dengan tema “Membangun Negeri Melalui Sektor Transportasi” melibatkan unsur Pemerintah Daerah, FKPD serta tiga maskapai besar yakni Citilink, Tirta Air Jet, dan Lion Air.
Bandara RHA memaparkan kesiapan serta potensi pengembangan sektor penerbangan di Karimun. Setelah dilakukan peningkatan fasilitas, bandara kini dinyatakan memenuhi sertifikat kelayakan operasional dan siap melayani pesawat jenis ATR-72.
Dengan kelayakan operasional, Bandara RHA berpeluang dibukanya sejumlah rute baru oleh tiga maskapai nasional dengan rute yang diusulkan Karimun – Tanjungpinang, Karimun – Pekanbaru, Karimun – Dabo Singkep, Karimun – Dumai – Medan, Karimun – Padang.
Melalui forum ini, masing-masing maskapai berdiskusi mengenai potensi pasar, kesiapan operasional, serta rencana pembukaan rute yang paling memungkinkan untuk dijalankan pada tahap awal.
Kepala Bandara RHA Karimun, M Subiat Wiranata Kusumah, mengatakan, kapasitas landasan runway bandara RHA Karimun saat ini mencapai 1.700 meter dan masih terus berproses pengembangan lebih lanjut.
“Kita sudah merevisi sertifikat Bandar Udara jadi untuk pengembangan penerbangan menggunakan ATR-72 itu sudah aman dari dan ke bandara RHA Karimun. SBU-nya sudah kami terima dari Kemenhub,” ujar Subiat.
Sementara, Bupati Karimun, Iskandarsyah, menjelaskan rencana ini menjadi bagian dari upaya peningkatan ekonomi melalui sektor transportasi udara.
Pemda Karimun mengaku siap menerapkan skema subsidi untuk memenuhi aspek perhitungan komersial maskapai, sehingga bisa memenuhi kapasitas penumpang yang ideal untuk pengoperasian penerbangannya.
“Bagaimana agar kita bisa optimalkan bandara untuk itu kita punya ide dengan kapasitas 1.700 meter ini dengan ATR-72. Kalau ini bagian dari memperkuat posisi Karimun tentu kita harus bekerja sama,” ujar Iskandarsyah.
Bandara RHA Karimun berharap dengan adanya upaya kolaborasi antara pemerintah daerah, pemangku kepentingan, dan maskapai diharapkan menjadi langkah nyata dalam memperkuat transportasi udara menuju pembangunan daerah yang berkelanjutan.(yh)
Ikuti Berita gotvnews.co.id di Google News







