GOTVNEWS, Tanjungpinang – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Raja Haji Fisabilillah (RHF) Tanjungpinang memastikan wilayah Pulau Bintan hingga saat ini tidak terdampak sebaran kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda sejumlah daerah di Pulau Sumatera dan Kalimantan.
Kepala Stasiun Meteorologi RHF Tanjungpinang, Ahmad Kosasih, menjelaskan bahwa berdasarkan pantauan citra satelit milik BMKG, belum terdeteksi adanya sebaran asap karhutla yang mengarah ke wilayah Kepulauan Riau (Kepri), khususnya kawasan Pulau Bintan dan sekitarnya.
”Sebaran asap saat ini terdeteksi di wilayah Riau, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Selatan, sementara Kepri tidak terpapar asap karhutla karena pola pergerakan arah angin di Indonesia pada umumnya bertiup dari tenggara ke arah selatan,” terang Kosasih, Selasa (1/9/2026).
Kendati kondisi udara masih dinilai aman dan tidak mengganggu aktivitas harian maupun penerbangan, BMKG RHF Tanjungpinang menegaskan akan terus memantau dinamika atmosfer secara berkala.
Langkah pengawasan tersebut penting dilakukan untuk mengantisipasi potensi perubahan pergerakan angin dari daerah pengirim asap karena kebakaran lahan yang terjadi.
”Kami akan terus melakukan pemantauan terkait perkembangan kabut asap ini, terutama pergerakan angin yang berasal dari sekitar Palembang dan Jambi,” tambahnya.
Meski sebaran asap dari luar daerah belum memberikan dampak signifikan, BMKG mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran secara sembarangan pada musim kemarau yang tengah berlangsung.
”cuaca kering yang terjadi belakangan ini telah memicu kemunculan titik panas lokal di wilayah Kabupaten Bintan dan Kota Tanjungpinang,” pungkasnya. (Ald)
Ikuti Berita gotvnews.co.id di Google News














