GOTVNEWS, KARIMUN – Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Tanjungbalai Karimun memusnahkan lebih dari satu kilogram sabu dan ratusan butir pil ekstasi yang sebelumnya berhasil digagalkan dari tangan seorang kurir berusia 67 tahun.
Pemusnahan barang bukti tersebut disaksikan sejumlah unsur penegak hukum dan instansi sebagai bentuk transparansi penanganan perkara narkotika, di Markas Komando (Mako) Lanal Tanjungbalai Karimun, Jumat (19/6/2026) sore.
Sebanyak 1.084 gram sabu dimusnahkan dengan cara direbus, sedangkan 582 butir pil ekstasi jenis Hellcat dihancurkan menggunakan blender hingga tidak dapat digunakan kembali.
Seluruh barang haram tersebut merupakan hasil pengungkapan kasus penyelundupan yang dilakukan terhadap seorang kurir berinisial Abdul Karim (67), warga Karimun, yang diamankan pada 10 Juni 2026 belum lama ini
Dari hasil pemeriksaan, tersangka mengaku membawa narkotika tersebut langsung dari Malaysia dengan iming-iming upah sebesar Rp40 juta. Ironisnya, aksi tersebut bukan kali pertama dilakukan, melainkan sudah yang kedua kalinya.
Danlanal Tanjungbalai Karimun, Letkol Laut (P) Samuel Cherestian Noya, mengatakan pemusnahan barang bukti merupakan bagian dari proses hukum sekaligus langkah pencegahan agar narkotika tidak kembali beredar di masyarakat.
“Hari ini kita lakukan pemusnahan barang bukti sabu 1,084 kilogram dan ekstasi 582 butir. Ini sebagai bentuk transparansi proses hukum untuk mencegah peredaran narkoba,” ujar Letkol Laut (P) Samuel Cherestian Noya.
Ia menilai letak geografis Karimun yang berbatasan langsung dengan Malaysia menjadi tantangan tersendiri dalam upaya pemberantasan narkotika.
Jalur laut yang hanya berjarak sekitar satu jam perjalanan kerap dimanfaatkan jaringan internasional untuk menyelundupkan barang haram melalui pelabuhan-pelabuhan tidak resmi.
“Mencegah aksi seperti ini kita perlu kolaborasi karena jalur yang digunakan cukup krusial, apalagi sangat dekat dengan Malaysia. Mereka memanfaatkan pelabuhan tidak resmi,” katanya.
Karena itu, TNI AL bersama aparat terkait akan terus memperkuat patroli laut, pengawasan intelijen, dan penyekatan di sejumlah titik rawan penyelundupan.
Samuel berharap pemusnahan barang bukti ini menjadi pesan tegas bahwa aparat penegak hukum berkomitmen memberantas peredaran narkotika hingga ke akar-akarnya.
“Upaya kita tetap sinergi dan melaksanakan patroli periodik serta penyekatan di jalur yang berpotensi digunakan untuk menyelundupkan narkotika,” tutupnya. (yh)
Ikuti Berita gotvnews.co.id di Google News














