“Nah, inilah penyebabnya, karena belum adanya sistem pembagian aliran air yang baik, sehingga banjir sering kali melanda ruas jalan ini,” jelas Gubernur.
Ansar juga meminta kesabaran dari masyarakat terkait dengan penutupan beberapa ruas jalan akibat pekerjaan konstruksi ini. Dia berharap agar pekerjaan dapat selesai dengan baik dan tepat waktu.
“Saya ingin meminta agar para kontraktor yang bekerja menjalankan tugas mereka sebaik mungkin sesuai dengan target yang telah ditetapkan,” tambahnya.
Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Suji Hartanto mengungkapkan bahwa proyek ini menggunakan dana APBN melalui Satuan Kerja Perangkat Daerah Tugas Pembantuan Balai Pelaksana Jalan Nasional Kepulauan Riau yang berada di bawah Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPP) Pemprov Kepri.
“Pekerjaan dimulai sejak tanggal 14 Maret 2023 lalu dengan perkiraan masa pelaksanaan selama 291 hari kalender, yang berarti proyek ini diharapkan akan selesai pada bulan Desember nanti,” ungkap Suji.
Suji juga menyampaikan bahwa hingga saat ini, progres pekerjaan pembangunan ketiga box culvert ini sudah mencapai 50 persen.
“Di Jalan Raja Haji Fisabilillah, hanya tinggal pengaspalan yang belum selesai, sementara di Tugu Tangan, pekerjaan pembangunan box culvert akan segera dimulai setelah pekerjaan pada simpang jalan dari arah RSUP selesai. Hal ini dilakukan untuk mengatur aliran lalu lintas dan pengalihan arus,” jelasnya.(*/Brm)
Ikuti Berita gotvnews.co.id di Google News














