GOTVNEWS, Karimun – Pemkab Karimun mulai meningkatkan pemasangan dan pemeliharaan Lampu Penerangan Jalan Umum (PJU). Upaya ini dilakukan untuk menjawab keluhan masyarakat terkait minimnya penerangan jalan sekaligus menekan angka kecelakaan lalu lintas.
Memastikan pemasangan lampu berjalan maksimal, Bupati Karimun bersama Kepala Dinas Kominfo dan Kadis Perkim turun langsung meninjau sejumlah titik pemasangan PJU pada Selasa dini hari, 19 Mei 2026.
Peninjauan dilakukan di sejumlah ruas jalan poros utama setelah pemda menerima laporan bahwa proses pemasangan lampu telah mulai dilakukan di beberapa titik strategis.
Menurut Bupati Karimun, Iskandarsyah, selama ini masyarakat banyak mengeluhkan kondisi jalan yang gelap akibat kurangnya penerangan. Bahkan, minimnya lampu jalan dinilai menjadi salah satu faktor penyebab terjadinya kecelakaan lalu lintas.
โKita sudah mulai sejak tahun 2025 dan tahun ini jumlah pemasangan lampu lebih banyak. Karena masyarakat membayar pajak lampu jalan, maka pendapatan dari sana memang harus dikembalikan untuk pemasangan, perawatan, dan evaluasi lampu penerangan umum,” jelasnya.
Bupati menjelaskan, selama ini porsi anggaran pemeliharaan lampu jalan dinilai masih terlalu kecil dibandingkan pendapatan pajak penerangan jalan yang diterima pemerintah daerah setiap bulannya.
Dari pendapatan sekitar Rp 1,7 miliar rupiah per bulan, pemda membayarkan kewajiban listrik kepada PLN sekitar Rp700 hingga Rp800 juta rupiah. Sementara sisa anggaran Rp600 hingga 700 juta dinilai masih dapat dimaksimalkan untuk meningkatkan pelayanan penerangan jalan bagi masyarakat.
โSekarang saatnya porsi anggaran lampu kita besarkan. Uangnya kita kembalikan lagi untuk memberikan pelayanan fasilitas kepada masyarakat,” ungkapnya.
Pemkab Karimun menargetkan penerangan jalan dilakukan secara bertahap hingga menjangkau seluruh wilayah, termasuk kawasan pulau-pulau.
Selain mengandalkan APBD, pemda juga mengusulkan bantuan dari pemerintah pusat untuk pembangunan lampu penerangan berbasis tenaga surya di wilayah kepulauan.
“Penerangan lampu jalan itu kita gunakan lampu LED agar lebih hemat 30-40 persen listrik. Mungkin perbulan kita bisa bayar 400 sampai 500 juta saja,” ungkapnya.
Untuk mempercepat penanganan kerusakan lampu jalan, Pemkab Karimun kini juga sedang menyiapkan sistem pelaporan digital yang dapat dimanfaatkan masyarakat secara langsung, hal itu agar penanganan perbaikan lampu yang rusak bisa segera diatasi.
Dengan peningkatan pemasangan dan pemeliharaan PJU ini, pemerintah daerah berharap keamanan dan kenyamanan masyarakat saat berkendara di malam hari dapat semakin meningkat. (Zpl)
Ikuti Berita gotvnews.co.id di Google News










