TNI Terjun ke Sektor Farmasi, Produksi Obat Murah Massal

GOTVNEWS, Jakarta – TNI mulai masuk ke sektor farmasi dengan memproduksi obat secara massal. Kerja sama ini resmi ditandatangani oleh Menteri Pertahanan dan Kepala BPOM pada Selasa (22/7/2025).

Melalui kerja sama ini, TNI bersama BPOM akan memproduksi obat untuk masyarakat umum dengan memanfaatkan fasilitas laboratorium milik Angkatan Darat, Laut, dan Udara.

Menteri Pertahanan, Sjafrie Sjamsoeddin mengatakan, produksi obat secara massal akan dimulai pada Oktober dan disalurkan ke desa-desa melalui Koperasi Merah Putih, dengan harga 50 persen lebih murah dari harga pasaran.

Kepala BPOM RI, Taruna Ikrar, menilai kerja sama ini penting untuk mengatasi tiga masalah utama, yakni ketergantungan impor bahan baku (94%), harga obat yang masih tinggi, dan minimnya ketersediaan obat untuk penyakit berat.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi dengan TNI karena BPOM memiliki keterbatasan personel dan jangkauan wilayah.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi I DPR, Dave Laksono, menegaskan bahwa keterlibatan TNI dalam produksi obat tidak termasuk dwifungsi TNI. Ia menyebut langkah ini masih sesuai dengan Operasi Militer Selain Perang (OMSP) yang menjadi bagian dari tugas TNI.(frh)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *