Dishub Kebut Penyelesaian Tiga Proyek Pelabuhan di Kepri, Target Selesai Akhir Tahun 2025

Dishub Kebut Penyelesaian Tiga Proyek Pelabuhan di Kepri, Target Selesai Akhir Tahun 2025.
Dishub Kebut Penyelesaian Tiga Proyek Pelabuhan di Kepri, Target Selesai Akhir Tahun 2025. Foto: Gotvnews/Ald.

GOTVNEWS, Tanjungpinang – Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) terus mempercepat pengerjaan tiga proyek pelabuhan yang ditargetkan selesai pada akhir tahun anggaran 2025.

Ketiga proyek ini menyasar wilayah Jagoh Dabo Singkep, Tanjung Buton Daik Lingga, dan Pulau Kasu Belakang Padang, dengan total anggaran Rp4,8 miliar rupiah.

Kepala Dishub Kepri, Junaidi, memastikan seluruh kebutuhan material proyek telah tersedia dan siap dikirim ke lapangan.

โ€œKami percepat supaya semuanya tuntas sebelum tutup tahun. Semua material sudah siap didorong ke lokasi,โ€ ucap Junaidi, Rabu (26/11/2025) lalu.

Ia merincikan, untuk pelabuhan Jagoh di Dabo Singkep dengan pembangunan pelabuhan ponton berbahan High Density Polyethylene (HDPE) dengan anggaran terbesar, yaitu Rp3 miliar.

Sementara untuk pelabuhan Tanjung Buton, Daik Lingga berupa Rehabilitasi ponton HDPE yang telah ada, dengan anggaran Rp700 juta.

Dan terakhir pelabuhan Kasu yang berada di Belakang Padang dengan pembangunan tapak pelabuhan baru senilai Rp1,1 miliar.

โ€œDi Jagoh kita bangun ponton HDPE baru, sementara di Buton itu rehab, Kasu buat tapak pelabuhan,โ€ sambungnya.

Junaidi menerangkan, pelabuhan ponton yang dibangun di Jagoh nantinya akan memiliki standar yang sama dengan fasilitas serupa di Tanjung Uban dan Pulau Penyengat, yang telah lebih dulu beroperasi.

โ€œModelnya nanti persis seperti di Tanjung Uban dan Penyengat. Lebih awet dan perawatannya mudah,โ€ tambahnya.

Dengan adanya peningkatan infrastruktur dari pembangunan tersebut, diharapkan dapat mempercepat mobilitas warga serta memperbaiki konektivitas antar pulau yang selama ini menjadi kebutuhan vital masyarakat di daerah kepulauan.

โ€œtujuannya sederhana, masyarakat di pulau mana pun harus punya akses transportasi yang layak,โ€ pungkasnya. (Ald)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *