101 Pelajar SD Karimun Unjuk Bakat dalam Festival Tunas Bahasa Ibu Tingkat Kabupaten

GOTVNEWS, Karimun – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Karimun menggelar Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) tingkat kabupaten diikuti ratusan pelajar Sekolah Dasar dari 13 kecamatan, yang dipusatkan di SD Negeri 001 Karimun, Rabu 3 November 2026.

Sebanyak 101 peserta berkompetisi dalam lima cabang perlombaan, yakni aksara Arab Melayu, menulis cerpen berbahasa Melayu, dendang syair Melayu, pidato berbahasa Melayu, serta dongeng berbahasa Melayu.

Wakil Bupati Karimun, Rocky Marciano Bawole, mengatakan FTBI bukan sekadar ajang perlombaan, tetapi menjadi wadah untuk mengukur potensi dan bakat anak dalam bidang bahasa dan budaya Melayu.

Ia juga menyayangkan masih ada satu kecamatan yang belum mengirimkan perwakilan, dirinya berharap seluruh kecamatan dapat berpartisipasi agar setiap anak mendapat kesempatan berprestasi.

“Di sini kita bisa mengukur potensi anak-anak itu, anak-anak berprestasi, anak-anak yang punya bakat. Kalau tidak, bagaimana kita tahu anak tersebut berprestasi. Dan kalau bukan kita yang memfasilitasi, siapa lagi. Untuk generasi muda tetap mempertahankan masing-masing bahasa ibu,” ujar Rocky.

Kepala Seksi Peserta Didik dan Pembangunan Karakter Bidang SD, Misgianto, mengatakan FTBI digelar berjenjang dari tingkat kecamatan hingga nasional.

Tahun ini, sebanyak 101 peserta mengikuti lima cabang lomba, yakni 20 peserta ikuti lomba aksara Arab Melayu, 18 peserta menulis cerpen Bahasa Melayu , dan masing-masing 21 peserta pada cabor dendang syair Melayu, pidato berbahasa Melayu, dan dongeng berbahasa Melayu.

“Ada Aksara Arab Melayu, cerpen berbahasa melayu. dendang syair melayu, pidato bahasa melayi dan dongeng bahasa melayu. Kegiatan ini kita buat satu hari,” ujar Misgianto.

Melalui Festival Tunas Bahasa Ibu, Pemerintah Kabupaten Karimun berharap kecintaan generasi muda terhadap bahasa Melayu semakin tumbuh. Kegiatan ini juga diharapkan mampu menjaga warisan budaya daerah agar tidak hilang tergerus perkembangan zaman.(yh)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *