GOTVNEWS, Karimun – Daftar tunggu pemasangan sambungan baru pelanggan PDAM Tirta Mulia Karimun tercatat menumpuk sejak 2017 dan kini hampir menyentuh angka 1.000 pemohon. Antrean tersebut tersebar di tiga kecamatan di Pulau Karimun Besar, yakni Karimun, Tebing, dan Meral. Kondisi ini memicu sorotan serius dari Pemerintah Kabupaten Karimun, mengingat air bersih merupakan kebutuhan dasar masyarakat.
Wakil Bupati Karimun, Rocky Marciano Bawole, menegaskan pembenahan harus dilakukan secara menyeluruh dan tidak bisa lagi ditunda.
Ia meminta manajemen baru PDAM Tirta Mulia segera menyusun langkah konkret untuk mengurai penumpukan yang telah berlangsung hampir satu dekade.
“Tim dari PDAM yang baru dan masih enerjik ayo sama-sama kita perbaiki persoalan air di Karimun, terutama daftar tunggu yang telah ada sejak tahun 2017,” ujar Rocky.
Menurutnya, persoalan ini tidak boleh dibiarkan berlarut tanpa kejelasan akar masalah. Sehingga perlu dilakukan skema penanganan yang terstruktur agar distribusi air bersih dapat dirasakan masyarakat yang sudah lama menunggu.
“Skemakan ini supaya bisa mengurai masalahnya, agar apa yang menjadi harapan pelanggan air bisa tersalur dengan baik ke rumah-rumah,” tegasnya.
Dengan begitu, Rocky menargetkan kepada manajemen baru PDAM tahun depan sudah harus terlihat perubahan signifikan.
“Dari mana kita harus mulai menyelesaikan ini, harus disusun. Karena ini sudah berjalan sembilan tahun tapi tidak diapa-apakan, tidak tahu juga apa kendalanya. Jadi mulai hari ini kita start,” katanya.
Sementara, Direktur Utama PDAM Tirta Mulia Karimun, Ferry Kurniawan, menyampaikan tahap awal pembenahan akan diawali dengan pemetaan menyeluruh di setiap kecamatan.
“Awal ini kami pemetaan setiap kecamatan, baru kami kategorikan apakah soal jaringan, memiliki jaringan tapi tidak ada tekanan,” ujar Ferry.
Ia menambahkan, upaya pembenahan akan memanfaatkan dukungan pendanaan dari Pemerintah Daerah Karimun, Pemerintah Provinsi, hingga pemerintah pusat.
Koordinasi lintas tingkatan akan dilakukan agar permasalahan antrean sambungan baru dapat diselesaikan lebih cepat.
“Untuk pembiayaannya nanti coba berkoordinasi ke tingkat pusat. Dengan penataan baru ini bisa kita segera selesaikan dengan cepat,” tutupnya. (yh)
Ikuti Berita gotvnews.co.id di Google News














