GOTVNEWS, Bintan – Komisi II DPRD Bintan menggelar rapat dengar pendapat membahas penanganan krisis air bersih akibat kekeringan. Rapat melibatkan BPPD, PDAM Tirta Kepri, dan pengelola SPAM.
Anggota Komisi II, Indra Setiawan, menyebut kekeringan tahun ini cukup parah sehingga dibutuhkan solusi jangka panjang. DPRD juga akan berkoordinasi dengan BWS Kepri untuk memperkuat kajian.
Selain itu, DPRD menyoroti kesiapan perusahaan dalam menghadapi kebakaran lahan. Rekomendasi hasil pembahasan akan diusulkan dalam Musrenbang Bintan 2026.
“Kita tidak ingin setiap terjadi kemarau panjang, masyarakat kembali mengalami kondisi yang sama. Harus ada penanganan permanen,” jelasnya.(Mhd)
Ikuti Berita gotvnews.co.id di Google News













