Hasilnya, dari 6.290 KK yang diverifikasi terdapat 4.383 KK yang tidak layak masuk dalam data kemiskinan ekstrem, 398 KK pindah keluar, 88 KK meninggal dunia, 16 KK ganda dan 859 KK tidak ditemukan.
Usai rapat, Wali Kota Tanjungpinang, Rahma menjelaskan, dengan data ini pihaknya akan mengajukan hasil verifikasi faktual tersebut kepada pemerintah pusat, sebagai acuan data yang terbaru terkait data kemiskinan ekstrem di Tanjungpinang.
“Alhamdulillah, hasil verifikasi faktual tim kami di lapangan mendapatkan hasil positif, yakni hanya 546 KK yang masih dalam kategori kemiskinan ekstrem, setelah kita finalkan data ini dalam rapat kita, kemudian data ini akan kita laporkan ke pemerintah pusat untuk tindak lanjutnya,” jelas Rahma.(Drl)
Ikuti Berita gotvnews.co.id di Google News













