GOTVNEWS, Karimun – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karimun, terus berupaya mengatasi persoalan kurangnya ketersediaan dan kenaikan Harga bahan pokok yang terjadi 2 pekan terakhir.
Demikian dikatakan oleh Bupati Karimun, Iskandarsyah saat menggelar rapat koordinasi (rakor) ketersediaan bahan pangan di Kabupaten Karimun, di Ruang Rapat Cempaka Putih, Jumat kemarin.
Dalam rapat itu, Iskandarsyah menyampaikan bahwa Kabupaten Karimun mengalami kenaikan inflasi 0,46 persen hingga periode Juni 2025. Oleh karena itu, Pemkab Karimun akan terus berupaya menyelesaikan persoalan tersebut.
“Kami akan berupaya untuk menyelesaikan persoalan kurangnya ketersediaan dan kenaikan harga bahan pokok yang terjadi 2 pekan terakhir, ” Ucapnya.
Iskandarsyah menyebutkan, permasalahan bahan pokok saat ini tengah menjadi isu krusial di Kabupaten Karimun. Terutama, setelah adanya langkah pengaturan dan kebijakan pembatasan pengiriman maupun distribusi logistik bahan pokok, khususnya dari wilayah Batam.
Dirinya berharap pemerintah terus berupaya mencarikan solusi dengan langkah menginventarisir kendala yang dialami para distributor, agar ketersediaan bahan pokok dapat memenuhi kebutuhan masyarakat.
“Selama ini pemerintah Daerah Kabupaten Karimun mengontrol terkait inflasi, bagaimana harga barang tidak naik. Jika harga tinggi secara otomatis tingkat konsumsi juga akan berkurang. Ini juga menjadi salah satu fokus kita bersama untuk mengatasi masalah ini ” Tegasnya.
Kepala Dinas Perindag Karimun, Basori menambahkan terus berupaya mengatasi persoalan harga dan ketersediaan bahan pokok di pasaran. Menurutnya langkah ini diambil menyusul terjadinya fluktuasi harga sejumlah komoditas yang dikhawatirkan berdampak pada daya beli masyarakat.
“Kami berkomitmen menjaga kestabilan harga dan memastikan stok bahan pokok cukup untuk masyarakat. Kami memastikan ketersediaan bahan pokok aman hingga beberapa bulan ke depan,” ujar Basori.
Basori menyebut beberapa komoditas seperti beras, gula, minyak goreng, dan telur menjadi perhatian utama.
“Untuk mengatasi persoalan harga dan persediaan bahan pokok tentunya kita akan melakukan operasi pasar murah yang diharapkan dapat membantu masyarakat untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari,” tutupnya. (Adv/Zpl)

















