Gubernur Kepri Terima Hasil Survei Kelayakan Proyek Jembatan BABIN

GOTVNEWS, TanjungpinangGubernur Kepri, Ansar Ahmad menerima laporan hasil survei kedalaman untuk pembangunan Jembatan Batam-Bintan (Babin) dari Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Kepri, bertempat di Kantor Gubernur, Dompak, Selasa siang kemarin.

Kepala BPJN Kepri, Soendiarto mengatakan, survei penyelidikan tanah yang dikerjakan PT Java Offshore menelan dana APBN sebesar Rp68 miliar. Pengerjaan dimulai pada 27 Mei dan rampung pada 11 Desember 2024.

Ia menyebutkan, dalam melaksanakan proyek survei terdapat kendala pada pasang surut air laut, serta adanya utilitas serat optik Singapura -Jakarta di dasar laut. Sehingga, perlunya perizinan dari pusat.

“Melaui survei dan uji kelayakan verifikasi dari KTTJ, bahwa tanah di sana dalam kategori layak bangun jembatan BABIN”, ucapnya

Gubernur Kepri, Ansar Ahmad mengatakan, menindaklanjuti hasil survei Pemprov telah menganggarkan Rp500 juta yang akan digunakan untuk melanjutkan desain Jembatan Batam-Bintan dengan mengadopsi hasil survei penyelidikan tanah.

“Tahun ini kita sudah siapkan anggaran untuk mereview desain itu supaya Redines kriterianya lengkap, baik secara teknis dan nantinya tidak ada kendala seperti jembatan Suramadu,” ucapnya.

Ansar optimis bahwa pemerintah pusat akan bersedia mewujudkan mimpi masyarakat Kepri untuk memilih jembatan penghubung Batam-Bintan. Jembatan ini akan menjadi game changer dalam transformasi ekonomi biru.(ald)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *