Berita Video

Tenggat Waktu Habis, Gus Yahya Enggan Mundur dari Ketum PBNU

GOTVNEWS, Jakarta – Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) menegaskan tidak akan mengundurkan diri dari jabatannya, meski beredar risalah Rapat Harian Syuriah PBNU yang meminta dirinya mundur.

Gus Yahya menyatakan dirinya masih memegang amanah muktamar untuk lima tahun dan akan menyelesaikan masa jabatannya.

Menanggapi hal itu, Sekjen PBNU Saifullah Yusuf (Gus Ipul) meminta warga Nahdliyin untuk bersabar dan tidak berspekulasi. Ia menegaskan persoalan ini adalah urusan internal dan akan diselesaikan melalui mekanisme para ulama. Hasil resmi akan diumumkan secara terbuka.

Dalam risalah yang beredar, Rapat Harian Syuriah PBNU pada 20 November 2025 memutuskan agar Gus Yahya mundur dalam tiga hari. Jika tidak, ia akan diberhentikan dari jabatan Ketum PBNU.

Keputusan meminta Gus Yahya mundur didasari tiga alasan. Salah satunya karena kegiatan Akademi Kepemimpinan Nasional NU mengundang narasumber yang disebut terkait jaringan Zionisme Internasional, yang dianggap bertentangan dengan nilai PBNU dan merusak nama organisasi.(frh)

Berita Terkait