Tim SAR Gabungan Lakukan Pencarian Nelayan Karimun Hilang di Perairan Riau

Nelayan Hilang di Perairan Riau

Tim SAR Gabungan Lakukan Pencarian Nelayan Karimun Hilang di Perairan Riau.
Tim SAR Gabungan Lakukan Pencarian Nelayan Karimun Hilang di Perairan Riau. Foto: dok Tim SAR Gabungan Karimun.

GOTVNEWS, Karimun – Seorang nelayan bernama Rifai (38) warga Sungai Raya Kecamatan Meral dilaporkan terjatuh saat melaut di perairan Pulau Rangsang, Provinsi Riau, Minggu 4 Januari 2026 lalu.

Kasat Polairud Polres Karimun AKP Adi Suhendra menjelaskan, peristiwa hilangnya korban terjadi saat kapal tengah beroperasi menangkap ikan kurau menggunakan KM Makmur Jaya 89 GT 10 di koordinat 1°30.769’ Lintang Utara dan 102°41.760’ Bujur Timur.

“Korban diketahui hilang sekitar pukul 10.45 WIB. Nahkoda kapal yang baru terbangun mendapati korban sudah tidak berada di atas kapal,” ujar AKP Adi.

AKP Adi Suhendra menambahkan, KM Makmur Jaya 89 berangkat melaut dari Pelantar Nelayan Baran Satu, Kecamatan Meral, sejak Selasa 30 Desember 2025.

Memasuki hari kelima pelayaran, seluruh anak buah kapal (ABK) selesai memasang jaring kurau pada Minggu pagi.

“Setelah sarapan, korban bersama empat ABK lainnya beristirahat di atas palka kapal. Namun saat dilakukan pengecekan, korban sudah tidak berada di tempat,” ujarnya.

Nahkoda kapal bernama Muslim sempat mengerahkan seluruh ABK untuk melakukan pencarian di sekitar lokasi kejadian. Namun upaya tersebut tidak membuahkan hasil.

Kejadian itu kemudian dilaporkan kepada pemilik kapal, Ceng Kui, dan diteruskan kepada pihak keluarga korban di Karimun. Berdasarkan keterangan keluarga, korban diketahui memiliki riwayat penyakit epilepsi.

“Informasi dari pihak keluarga menyebutkan korban memiliki riwayat penyakit ayan. Hal ini menjadi salah satu dugaan penyebab korban terjatuh ke laut,” ujarnya

Saat ini, Polairud Polres Karimun telah berkoordinasi dengan Basarnas Tanjung Balai Karimun serta Kantor SAR Bengkalis untuk melakukan upaya pencarian dan penyisiran di sekitar perairan Pulau Rangsang.

“Kami terus berkoordinasi lintas instansi dan mengumpulkan keterangan dari pihak keluarga serta pemilik kapal. Proses pencarian masih terus diupayakan,” tutupnya. (yh)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *