Metropolis

Kolaborasi Rudenim dan PMI: Wujudkan Pelayanan Humanis dan Tanggap Darurat

GOTVNEWS, Tanjungpinang – Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Pusat Tanjungpinang resmi menjalin kerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) melalui kegiatan sosialisasi, pelatihan, dan simulasi pertolongan pertama.

Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Rudenim Pusat Tanjungpinang dan diikuti oleh CPNS dan pegawai Rudenim, Rabu (24/92025).

Kolaborasi ini tidak hanya meningkatkan kapasitas pegawai, tetapi juga memperkuat komitmen Rudenim dalam menghadirkan pelayanan yang humanis, profesional, serta siap siaga menghadapi berbagai kondisi darurat.

Materi yang diberikan meliputi teori dasar pertolongan pertama, penanganan luka, pendarahan, patah tulang, hingga tata cara resusitasi jantung paru (CPR). Peserta juga dilatih secara langsung melalui simulasi praktis yang dipandu tim PMI yaitu Amran, Latifah, dan Masyitah.

Berbagai skenario darurat dilatihkan, mulai dari korban pingsan hingga kecelakaan serius, agar pegawai terbiasa merespons cepat, tenang, dan tepat.

Kepala Rudenim Pusat Tanjungpinang, Rakha Sukma Purnama, menegaskan pentingnya kerja sama ini. Dimana Situasi lapangan kerap menghadirkan kondisi tak terduga, mulai dari masalah kesehatan, kecelakaan, hingga keadaan medis darurat.

Dalam momen-momen krusial seperti itu, keterampilan memberikan pertolongan pertama bisa menjadi penentu keselamatan.

“Kami ingin membekali pegawai dengan keterampilan nyata yang bisa menyelamatkan nyawa. Pertolongan pertama bukan hanya soal teknik, tetapi juga wujud kepedulian dan tanggung jawab kemanusiaan. Dengan pelatihan ini, pegawai kami lebih siap menghadapi situasi darurat, baik di lingkungan detensi maupun di tengah masyarakat,” ucapnya.

Rakha menambahkan, sinergi dengan PMI bukanlah kegiatan seremonial semata, melainkan bagian dari strategi jangka panjang.

“Kami berharap kerja sama ini berkelanjutan dan menjadi contoh sinergi kemanusiaan di lingkungan detensi. Dengan keterampilan yang dimiliki, pegawai mampu memberikan pelayanan lebih baik, sekaligus menjaga lingkungan detensi yang aman, sehat, dan humanis,” jelasnya.

Kerja sama ini membawa dampak luas. Bagi kelembagaan, menjadi landasan program kesehatan berkelanjutan. Bagi pegawai, memberi keterampilan teknis sekaligus meningkatkan kepercayaan diri. Bagi lingkungan kerja, menumbuhkan kesadaran bahwa pertolongan pertama adalah tanggung jawab bersama. Dan bagi masyarakat, menjadi jaminan bahwa Rudenim mampu menghadirkan pengelolaan yang aman, profesional, dan peduli pada keselamatan manusia.

Ke depan, kegiatan ini akan dikembangkan dalam bentuk pelatihan lanjutan, pendampingan teknis, hingga pembentukan sistem tanggap darurat yang lebih terintegrasi.

“Dengan semangat kolaborasi, Rudenim dan PMI berkomitmen memperkuat sinergi untuk mewujudkan pelayanan publik yang lebih bermutu sekaligus menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan” tutupnya. (Ald)

Berita Terkait